10 Fakta soal Makanan Astronaut di Luar Angkasa

Siapa sih yang masa kecilnya tak pernah bercita-cita jadi astronaut? Atau setidaknya memikirkan seperti apa hidup para skywalkers ini saat di luar angkasa?
Terutama, soal makanan astronaut.

Bayangkan, menyiapkan makanan untuk piknik sehari saja bisa begitu repot, apalagi untuk misi keluar angkasa selama berbulan-bulan. Seperti apa makanan astronaut dan cara penyajiannya?

Berikut 10 fakta di antaranya, yang kami sarikan dari berbagai sumber:

Twitter International Space Station (@Space_Station)

1. Disiapkan ahli khusus

Mantan astronaut AS Mike Massimino dalam wawancara dengan Wired menceritakan bahwa sekelompok tim ilmuwan dan ahli gizi menyiapkan makanan sebelum keberangkatan para astronaut ke luar angkasa. Selama mempersiapkan menu, astronaut diminta untuk menilai rasa masakan uji coba tersebut.

Para ahli ini menata menu agar para astronaut mendapat asupan gizi yang pas sekaligus memiliki cita rasa sesuai selera mereka.

2. Kantong Kedap Udara yang Ditusuk

Dalam situs NASA, dijelaskan bahwa para astronaut di luar angkasa tidak dilengkapi dengan kulkas, freezer, kompor atau microwave. Semua makanan disimpan dalam keadaan matang dan dikeringkan, serta dikemas di kantong kedap udara.

Untuk “memasaknya” astronaut akan menusuk bagian khusus di wadah makanan tersebut, sehingga air dapat dimasukkan ke dalamnya. Selanjutnya, makanan bisa dihangatkan dalam oven mini.

3. Menghindari Remah

Makanan apa yang bisa dibawa ke luar angkasa? Banyak! Mulai dari makaroni keju, spaghetti, puding, brownies, cheesecake, dan lainnya.

Namun ada satu aturan yang harus dipenuhi: tak boleh membawa makanan yang gampang menimbulkan remah-remah. 
Tentu saja karena remah-remah ini nantinya bisa melayang dan masuk ke mata para astronaut atau menyumbat peralatan penting. 

4. Sedikit “Berkuah” 

Lagi-lagi perbedaan daya gravitasi yang berbeda membuat para ilmuwan mesti memperhitungkan soal bentuk makanan. Mayoritas makanan para astronaut memiliki saus atau kuah. Tujuannya, agar makanan bisa saling “terikat”, karena air membuat mereka menempel satu sama lain.
Kalau semuanya melayang-layang di udara tentu merepotkan, bukan?

5. Garam dan Lada Cair

Untuk menambah cita rasa makanan, astronaut bisa menambahkan lada atau garam. Tapi ingat, garam meja dan lada bubuk tak biasa tak bisa dibawa ke luar angkasa karena bumbu ini akan melayang saat dibubuhkan ke makanan. 

Alhasil, yang diberikan kepada astronaut adalah garam dan lada cair. 

6. Bisa Bawa Buah

Buah atau sayuran  bisa dibawa serta oleh para astronaut. Hanya saja karena jangka waktu penyimpanan yang singkat, makanan ini harus cepat dihabiskan agar tidak membusuk. 

Astronaut dari Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) Koichi Wakata, dan makanan yang siap disantap ( https://www.nasa.gov )

7. Bawa Pizza dan Snack

Mike Massimino mengatakan makanan yang dijual bebas dan telah melewati pemeriksaan seperti permen cokelat, kue, atau biskuit, bisa diterbangkan keluar angkasa. 

Bahkan, para astronot pernah membawa pizza ke luar angkasa. Guess who throw the coolest pizza party?

8. Ditempel Velcro

Apa kamu tahu velcro? Itu adalah sejenis kain dengan dua permukaan berbeda yang bila ditempelkan, keduanya bakal melekat.

Velcro sering digunakan di sepatu, tas, atau di kantong. Tak hanya itu, velcro juga ditempelkan di bagian belakang wadah makanan dan permukaan baki makanan para astronaut. Tujuannya ya… tentu saja untuk menjaga agar makanan tersebut mengambang ke mana-mana.

9. Sedotan yang “Digembok”

Tak cuma kamu yang mampu “ngopi-ngopi cantik”, astronaut juga bisa.

Seperti makanan, kopi ini dimasukkan ke dalam wadah kedap udara dan tinggal diisi air. Setelah dikocok-kocok, astronaut tinggal memasang sedotan khusus di bagian atas wadah ini dan menyeruput kopinya.

Sedotan ini punya kunci khusus, yang bisa diaktifkan saat sang astronaut tidak sedang minum. Kunci ini begitu penting, karena bila dibiarkan begitu saja, bisa jadi kopi dalam wadah naik ke atas dan melayang ke mana-mana.

10. Berkebun di Luar Angkasa

Selada yang ditanam di International Space Station ( https://www.nasa.gov )


Membawa makanan ke luar angkasa untuk waktu berbulan-bulan memang keren. Tapi ilmuwan mulai berpikir lebih jauh ke depan. Mereka mulai menguji coba menanam bahan makanan di pesawat luar angkasa.

Kini ilmuwan sudah berhasil menanam selada yang bisa dimakan saat berada di luar angkasa. Teknologi ini, tentu merupakan langkah besar yang bisa membantu saat manusia ingin menjelajah alam semesta dalam lingkup yang lebih luas.

Jadi….kapan kita menanam jengkol ribuan kilometer dari permukaan bumi?

Sumber:
1. Dokumen NASA
2. Situs NASA
3. Video Wawancara Wired

Curiosity

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *